Header Ads

test

Ringkasan Tablig Akbar Syaikh Ali Jaber

Sobat Muda Rahimahumulloh, tidak terasa sebentar lagi kita akan bertemu dengan Bulan Ramadhan, sudah seberapa siapkah kita? Perlu ilmu agar Ramadhan esok benar-benar bisa mengubah kita menjadi pribadi yang lebih baik, pribadi yang bertakwa.
Nah sobat belum lama ini di kota kami Cilacap kedatangan Syaikh Ali Jaber untuk acara Tabligh Akbar Sambut Ramadhan & Doa dan Santunan 1.000 Anak Yatim  oleh BDI Pertamina RU IV Cilacap, pada hari Selasa, 8 Mei 2018. 


Berikut ringkasannya:
Syaikh Ali Jaber lahir di kota Madinah. salah seorang imam di salah satu masjid di kota Madinah. Pada usia 11 tahun sudah hapal Al Qur'an.
Saya bahagia sekali bisa berkesempatan dengan pesawat terbang kemari. Saya pertama kali datang kesini. Mudah mudahan bukan pertama dan terakhir.  Salah menjadi salah satu iman di salah satu masjid di Kota Madinah.
Sebagaimana kita baca bahwa acara tabligh akbar ini untuk menyambut Ramadhan.
Selama bulan suci Ramadhan, kami ada program khatam Al-Qur'an bersama di salah satu stasiun TV (Rajawali TV). Setiap hari satu juz. Sayang sekali jika bulan Ramadhan yang dikenal dengan syahru Qur'an, kita tidak bisa khatam.

Sejarah Bulan Ramadhan
Alloh menurunkan perintah puasa dalam Surat Al Baqoroh ayat 183. Kemudian dilanjutkan dalam ayat 184 dan 185. Pada bulan Ramadhan lah, Al-Qur'an diturunkan (ayat 185).
Sebelum datang perintah puasa Ramadhan, ada perintah puasa Asyuro. Orang Yahudi mengagungkan Hari Asyuro. Hari itu dianggap hari kemuliaan karena hari itu adalah hari dimana Nabi Musa diselamatkan dari kejaran Fir'aun. Sebagai orang Muslim, tidak sah iman kita jika tidak mengimani seluruh Nabi dan Rasul yang Alloh turunkan. Jadi, orang Islam lebih berhak membanggakan Nabi Musa daripada orang Yahudi. Kemudian ketika turun perintah puasa Ramadahan, maka puasa Asyuro menjadi sunnah.
   Hubungan Ramadhan dengan musim panas (berasal dari kata 'Romdhon') adalah saat Ramadhan dibuka kesempatan dosa dosa kita diampuni Alloh. Sayang sekali jika kita tidak mendapat ampunan dosa dari Alloh...sebuah kerugian yang besar.

Hal hal yang harus diperhatikan selama Ramadhan:
1. Sholat wajib
Kalau selama ini kita terlau banyak meninggalkan, menunda, atau sering telat melaksanakan sholat wajib, mulai malam ini, marilah kita berazzam untuk tepat waktu sholat berjama'ah.
Sholat malam adalah sholat yang paling afdhol sesudah sholat wajib. Sayang sekali jika kita terlewat sholat malam di bulan Ramadhan. Mulai malam ini kita ada niat, insya Alloh di bulan Ramadhan kita akan sholat wajib tepat waktu serta menjaga sholat malam kita.
Ramadhan hanya sebentar. Tidak terasa berjalannya. Bahagia seorang mukmin yang mampu memanfaatkan ilmunya di bulan suci.
2. Membaca Al-Qur'an
Kurangi pegang HP jika ingin bisa fokus membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan. Salah satu masalah terbesar adalah kita terlalu banyak pegang HP.
Satu jam sehari saja pegang HP di bulan Ramadhan.
Dan jangan menyebarkan dosa jariyah lewat HP (hoax). Kalau seandainya terlanjur menerima sebuah rekaman atau siaran yang isinya tidak bagus, jangan dishare, istighfar saja. Kita akan membawa dosa jariyah sampai hari kiamat jika kita sebarkan.
Imam Syafi'i ketika masuk bulan Ramadhan, khatam Al-Qur'an 60 kali. Berarti sehari khatam dua kali. Saya berusaha bagaimana bisa mengkhatamkan Al-Qur'an 60 kali di bulan Ramadhan, tapi saya gagal. Saya hanya bisa 30 kali khatam Al-Qur'an. Ternyata saya melihat kondisi zaman sekarang, orang berjam jam tersita oleh HP. Apalagi yang sudah aktif di media sosial. Saya sendiri pernah merasakan berjam jam tersita waktunya oleh HP. Maka kalau kita bisa mengurangi megang HP, maka kita akan lebih sering pegang Al-Qur'an.
Tips agar tidak menjauh dari Al-Qur'an :
   1) Sesuaikan waktu membaca Al-Qur'an dengan waktu sholat.
   2) Sebelum sholat baca 2 halaman dan sesudah sholat baca 2 halaman.
   Boleh tidak kita khatam Al-Qur'an meski kita tidak paham isinya? Boleh.
Akan mendapatkan setiap 1 huruf 10 kebaikan. Rugi bagi orang yang hari harinya lewat tanpa membaca Al-Qur'an.
Indonesia adalah negri Muslim terbesar namun banyak yang buta huruf Al-Qur'an. Tapi Alhamdulillaah, banyak anak sekarang yang semangat membaca dan mempelajari Al-Qur'an.
Salah satu upaya kami membawa acara Hafidz Indonesia sebagai syiar. Jika bapak dan ibu belum bisa membaca Al-Qur'an, setidaknya anak dan cucu kita tidak buta huruf Al-Qur'an.
Alloh memberikan karunia berupa 12 anak kepada  orang tua saya dan Alhamdulillah ada 10 anak yang menghapal Al-Qur'an.
Adik adik saya, saya tugaskan menjadi imam di masjid masjid.
Semoga Indonesia akan menjadi Negri Al-Qur'an.
3. Sedekah
   Sedekah subuh banyak manfaatnya. Jika kita punya banyak masalah, seperti utang maka harus segera diselesaikan karena kalau kita mati dalam kondisi punya utang, maka tidak masuk surga.
Sedekah terutama sedekah subuh, sangat banyak manfaatnya. Malaikat mendoakan orang yang sedekah subuh. Bagaimana cara bersedekah subuh? Buat kotak kecil untuk kotak amal yang diisi uang dan kita rutin mengisinya setiap subuh. Ketika kita sedekah, kita sertai dengan doa sesuai hajat kita. Apapun hajat kita, silakan sebutkan.
Selain pahala akan dituai, sedekah subuh juga akan mengangkat masalah kita serta membantu agar hajat kita terkabul. Orang yang bersedekah juga dijauhkan dari kematian mendadak, sedekah mampu memadamkan kemurkaan Alloh, sedekah akan menghapus dosa dosa kita, sedekah akan menjadi naungan kita di hari kiamat, dll.
Saat Ramadhan, Rasul menjadi orang yang paling dermawan. Kita harus bersedekah lebih baik : banyak dan ikhlas.
4. Doa
  Perhatikan ayat 186 Al-Baqoroh. Di situ ada lafazh yang berbunyi doa yakni _Wa idzaa sa-alaka 'ibaadii fa innii qoriib. Ujiibu da'watad daa'i idzaa da'aani fal yastajiibu lii wal yu-minuu bii la'allahum yarsyuduun.
Ketika sahabat datang kepada Rasulullah, "Apakah Alloh dekat? Cukup kami bermunajat atau posisi Alloh jauh dari kami dan kami harus bermunadat?"
Munajat = panggilan kepada orang dekat, tidak perlu keras suaranya.
Munadat = panggilan kepada orang yang jauh, harus keras suaranya.
Rasul tidak menjawab.  Turunnya wahyu memberikan jawabannya, yakni ayat 186 Surat Al Baqoroh.
Tidak ada istilah bahwa doa tidak dikabulkan oleh Alloh. Pasti dikabulkan.
Alloohumma baariklanaa fii Sya'baan wa ballighna Ramadhan.Ya Alloh, berkahilah kami di bulan Sya'ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.

Pesan terakhir saya, "Kita tidak tahu usia kita sampai kapan. Kita sudah bertahun tahun bertemu Ramadhan berkali kali temasuk bertemu Lailatul Qodar. Bisa jadi ini Ramadhan terakhir. Tidak ada jaminan yang bisa menjaminkan diri kita masih bertemu 10 Ramadhan. Jangankan 10 Ramadhan lagi, bahkan Ramadhan ini, kita tidak tahu apakah kita bisa sampai padanya. Jika orang yang sudah meninggal mendapat kesempatan untuk hidup di dunia,mereka pasti ingin diberi kesempatan untuk beribadah. Jangan sampai menjadi orang yang mati hatinya, bertemu dengan Ramadhan tapi menyia-nyiakannya. Salah satu tanda syukur nikmat umur adalah saat bertemu Ramadhan, kita lakukan ibadah ibadah yang terbaik."

Setelah Iduk Fitri kita akan mengalami pilkada serentak. Pesan saya, agar kita menjaga kedamaian dan ketertiban. Nikmat aman bukan tugas aparat polisi dan TNI saja tapi kita juga wajib menjaganya.
Indonesia insya Alloh menjadi mulia di mata Alloh dan di mata dunia karena kita saling menghormati. Wajar jika ada beda pendapat tapi bahaya jika menimbulkan permusuhan. Dalam agama (Islam) ada perbedaan madzhab dan hal itu jangan sampai menimbulkan perpecahan di antara umat Islam.

No comments

Trimakasih Sudah Berkenan Berkomentar