Header Ads

test

Jihad Harta untuk Suriah

alisonglap.blogspot.com~ Sobat Ikhwan akhwat yang penuh semangat. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Sobat muda pada artikel Tebar Cinta untuk Suriah saya sudah menginformasikan tentang rencana kegiatan kegiatan tersebut.

Pada artikel Jihad Harta untuk Suriah saya akan memaparkan jalannya kegiatan tersebut. Kenapa saya ambil judul Jihad Harta untuk Suriah? Pertama karena saya ingin membumikan kata jihad yang akhir-akhir ini dikaitkan dengan isu terorisme. Sungguh jihad adalah salah satu dari ajaran Islam yang perlu kita yakini kebenarannya. Kedua, karena sesungguhnya harta yang kita berikan kepada saudara kita merupakan bentuk pengorbanan dan jihad kita untuk membantu mereka. Sebagaimana Firman Allh dalam surat Asshof :10-11 " Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui". Semoga Allah memberikan keikhlasan, pahala dan ganti yang lebih baik untuk kita.

Pertama, kegiatan Tablig Akbar ini dilaksanakan di RSI Fatimah dan dihadiri sekitar 200 orang Jamaah dari seluruh penjuru Cilacap. Acara dimulai sekitar pukul 08.45 WIB. Acara dimulai dengan pembacaan Basmallah kemudian dilanjutkan oleh lantunan ayat suci Al-Qur’an. Acara sambutan diawali dari Ketua Panitia, Direktur RSI Fatimah dan diakhiri sambutan Wakil dari Bupati Cilacap.

Setelah acara pembukaan dan sambutan selesai, maka tibalah acara yang ditunggu-tunggu jamaah yaitu Tablig Akbar Road Show 58 Kota Tebar Cinta untuk Bumi Syam yang dipandu oleh Ust. Muhammad Sobirin, S.Ag beliau adalah Ulama, Dewan Pembina Syam Organiser Cilacap dan Staf Pengajar di SMP Al Azhar Cilacap.

Ust. Abu Fatiah Al Adnani

Tablig akbar yang pertama diisi oleh Abu Fatiah Al Adnani, beliau adalah pemerhati Dunia Islam dan Penulis buku yang fenomenal dengan tema Akhir Zaman. Pada sesi ini beliau menyampaikan gambaran singkat dan alasan mengapa Suriah harus di utamakan. Sobat muda juga bisa membaca penyebab perang Suriah pada artikel Apa Penyebab Perang Suriah? dan alasan kita harus mengutamakan dan membela Suriah silahkan baca artikel Kenapa Harus Suriah?

Ust. Fahmi Suwaidi

Media Gambar yang Disajikan Ust. Fahmi dengan Proyektor

Pembicara kedua adalah Ust. Abu Fahmi Suwaidi yang menggantikan Ust. Saiful Anwar, Lc yang berhalangan hadir. Beliau adalah salah satu relawan yang pernah dikirim ke Suriah. Melalui pemaparan beliau yang pergi ke Suriah beberapa bulan yang lalu, kita bisa mengetahui keadaan riil di sana. Beliau juga memvisualisasikan keadaan Muslim di sana dengan berbagai foto yang diambil selama satu bulan berada di sana.

Ust. Abu Umar Faqihuddin

Pembicara ketiga adalah Ust. Umar Faqihuddin, S.Pd.I, Pengusaha sekaligus da’i dari Semarang ini merupakan penyaji yang terakhir. Beliau mencoba mengetuk nurani hadirin untuk memberikan sebagian harta kita dengan pemaparan tentang keutamaan sedekah dan menolong saudara sesama muslim. Beliau juga yang memimpin langsung jalanya acara punsak kegiatan ini yaitu dengan penggalangan infak. Hadirin tampak antusias mendatangi sehelai kain untuk bertransaksi langsung dengan Allah. Alkhamdulillah dalam hitungan menit didapatkan dana sebesar Rp. 21.668.600 ditambah 7 sen dan 10 Ringgit Malaysia serta sebuah kaca mata.

Beberapa Gambar Terkait dengan Kegiatan




Mungkin jumlah ini belum banyak membantu Saudara-saudara kita di Suriah. Akan tetapi yang terpenting adalah kepedulian dan solidaritas kita kepada mereka Saudara kita walaupun hanya dengan sebait doa. Suriah, Bumi Syam adalah bumi saya, bumi kamu dan bumi kita, bumi Umat Islam sedunia. Wallohu’alam bi sowab.

NB : Bagi Saudara yang ingin menginfakan rezekinya untuk saudara kita di Suriah silahkan bisa mentransfer:
Rekening Peduli Muslim Suriah : Rek BNI Syariah No. 0304710201 a.n Wahyu Hidayat
Email : syam_organiser_cilacap@yahoo.com
CP :Wahyu Hidayat 085726808227, 085227934656

No comments

Trimakasih Sudah Berkenan Berkomentar